Senin, 08 Juli 2013

Bagaimana cara pembiayaan pembangunan di indonesia

          Pada dasarnya sumber pembiayaan di indonesia dapat diperoleh dari sumber pembiayaan konvensional dan non konvensioanal. Sumber pembiayaan konvensioanal berasal dari pendapatan daerah/kota (pajak, retribusi, hibah, dll ), sedangkan sumber pembiayaan non konvensioanal berasal dari kerja sama pihak pemerintah dengan stakeholder yang terkait swasta maupun masyarakat. instrumen pembiayaan non konvensional inilah yang biasanya menjadi sumber pembiayaan alternatif apabila pemerintah mengalami kendala pendanaa dan melakukan suatu pembangunan. mengingat makin terbatasnya keuangan negara, maka akan sangat bermanfaat potensi dimasing masing di daerah
digali secara optimal, khususnya bagi insturmen keuangan yang bersifat non konvensioanal. jenis instrumen non konvensional sudah mulai diterapkan secara efektif di beberpa tempat di indonesia namun masih dalam tarif penjagaan, seperti linkage dan land readjustmen. 
           Melihat beberapa upaya yang telah dilakukan oleh pemerintah indonesia dalam menerapkan Beberapa sumber sumber pembiayaan alternatif ini patut kita beri aspresiasi. namun masih dibutuhkan pengeksplorasian lebih lanjut terkait sumber sumber non konvensional sehingga nanti bisa diterapkan di indonesia. dengan adanya eksplorasi dan pengkajian sumber sumber non konvensional diharpkan permasalahan permasalahan pembiayaan pembngunan di indonesia berkurang dan proses pembangunan dapat berjalan dengan lancar demi keselamatan masyarakat.
          Dalam sumber pembiayaan konvensional dapat kita ambil contohnya yaitu pajak. pajak merupakan sektor terpenting dalam pembangunan dan mempertahankan tegaknya negara indonesia, tanpa pajak pasti pembangunan di indonesia tidak akan terwujud. pembangunan indonesia padasarnya diselenggarakan untuk masyarakat dan dilakukan secara bersama sama oleh pemerintah dan masyarakat indonesia. dinegara kita kesadaran masyarakat akan kewajibannya membayar pajak sangatlah kurang. saat negara membutuhkan pajak untuk melanjutkan pembangunan, kesadaran dan kepatuhan masyarakat tampaknya sudah harus segera diwujudkan. membayar pajak sudahlah menjadi sebuah kewajiban bagi seseorang yang sudah berpenghasilan.
         Pajak mempunyai peran yang sangat penting dalam pembiayaan pembangunan indonesia. disini peran pajak sangat menetukan maju mundurnya negara kita mengingat sektor pertambangan dan energi, pertanian, ekspor dll. setiap tahun negara kita masih mengandalkan pajak sebagai urat nadi bangsa untuk memutar roda perekonomian bangsa dan pembangunan negara. jadi saatnya kita memberikan kesadaran kepada wajib pajak untuk taat dan patuh membayar pajak. ini bisa dilakukan dengan membrikan kesempatan kepada wajib pajak untuk memperbaiki SPT(tahunan). upaya yang dilakukan pemerintah dalam mencari sumber penerimaan negara yaitu dengan jalan mencari sumber sumber pembiayaan alternatif yang dapat diandalkan yaitu dari sektor perpajakan untuk mengoptimalkan penerimaan negara. Peran pajak dalam pembangunan di indonesia sangatlah besar dan penting bagi kelangsungan hidup berbangsa dan bernegara, oleh karena itu perlu dioptimalkan sehingga kehidupan masyarakat akan damai dan sejahtera.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar