Pelaku Pembobolan ATM masih Didalangi Warga Negara Asing
Metrotvnews.com, Jakarta: Kasus pembobolan Bank Mandiri yang berulang-ulang terjadi banyak mengorbankan nasabah. Namun selama ini hanya pelaku operasionalnya yang ditangkap, bukan otak dari pembobolan tersebut yang diduga merupakan warga negara asing.
Pernyataan tersebut dinyatakan salah satu pakar IT Indonesia, Rubi Alamsyah, di Jakarta, Sabtu (17/5/2014). Rubi menyatakan pihak kepolisian terlihat tidak berani menangkap warga negara asing asal Rusia yang diduga pelaku utama pembobolan Bank Mandiri. "Metode pembobolan selalu sama dengan modus ATM sceaming," ujarnya.
Metode pembobolan yang marak terjadi pada 2010 itu dilakukan dengan meletakkan alat sceaming di mesin-mesin ATM. Dengan begitu, pelaku dapat mengetahui data magnetic card ATM nasabah dan pin ATM tersebut.
Rubi melanjutkan dengan modus tersebut, pelaku dapat menggandakan ATM untuk penarikan uang secara ilegal. Modus tersebut bukan hanya bisa dilakukan di Indonesia, melainkan juga di luar negeri. Sebenarnya, modus tersebut bisa dicegah dengan memasang alat antisceamer. Sayangnya alat tersebut belum dipasangkan di seluruh ATM yang ada di Indonesia.
Rubi pun menilai pihak kepolisian hanya menangkap pelaku operasional. Padahal kasus pembobolan yang terus berulang dan merugikan banyak nasabah sejak 2009 sampai 2014 ini masih dilatarbelakangi pelaku yang sama yakni warga negara asing.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar